Kamis, 12 Desember 2013

Photo Min Jung Ho dan Jang Geum Episode 39 dan 40 Jewel in the Palace


Episode 39 dan 40 adalah episode dimana jang geum berada di rumah sakit rakyat diluar istana untuk mengobati rakyat yang terkena wabah penyakit. Jang Geum tertinggal dari rombongan dan membuat min jung ho khawatir dan kembali untuk menjemputnya.


Tanpa memperdulikan keselamatannya, pria itu masuk ke zona berbahaya demi mencari Jang-geum. Memacu kuda secepat mungkin, akhirnya gadis itu ditemukan di sebuah pondok dalam keadaan penuh duka. Ketika diajak pergi Jang-geum menolak, dan mengatakan bahwa nasibnya yang diabaikan oleh banyak orang sama seperti rakyat desa itu. 


Jang Geum bertanya apa ia telah melakukan sesuatu yang salah dan berkata bahwa ia telah bersabar menahan penderitaan namun sekarang ia tidak punya daya dan kesabaran untuk melanjutkan usahanya. 

Sedih mendengar semangat hidup gadis itu yang mulai pudar, dengan sekuat tenaga Jung-ho berusaha menghibur dan meminta supaya gadis itu mau bangkit lagi.



Saat hendak keluar dari desa tersebut keduanya dihadang masa yang marah, insting Jang-geum langsung bangkit dan ia berjanji akan menyembuhkan semuanya.

karena persediaan obat sangat sedikit min jung ho akhirnya memutuskan untuk mencari bantuan keluar desa. Marah karena min jung ho tidak kembali, para penduduk menyekap Jang-geum (yang ikut tertular penyakit) tepat pada saat desa mengalami kebakaran. Orang-orang segera menyelamatkan diri sedangkan Jang Geum masih terkunci di dalam ruangan itu.



Dalam keadaan setengah sadar, sendirian dan terkunci, Jang Geum teringat saat terakhirnya bersama ibunya ketika ia menyuapi ibunya yang sekarat dengan buah beri liar.



Lalu Jang Geum teringat Dayang Han yang meninggal saat ia memanggulnya.



Tiba di desa yang terbakar, dengan panik min jung-ho mencari Jang-geum dan menemukan gadis itu tersekap tidak sadarkan diri di dalam gudang. Min jung ho kemudian menggendong jang geum untuk menyelamatkannya.



Ketika jang geum mulai sadar, tanpa sadar pria itu memeluk Jang-geum dan mengatakan kalau ia tidak mungkin meninggalkannya dalam keadaan apapun.



Mereka kemudian kembali kedesa dengan membawa bala bantuan seorang dokter yang sudah tidak asing lagi, yakni Jang-duk (guru jang geum ketika dipulau jeju).



Karena Jung Ho tidak menemukan obat maka ia meminta Jang Duk untuk datang.


Setelah diperhatikan dengan seksama, ternyata ada beberapa keanehan terhadap daerah yang terkena wabah itu.



Jang Geum berkeliling desa untuk menemukan penyebab wabah tersebut. Ia menemukan bahwa air di tempat itu tercemar dan berbau busuk. Jang Geum melaporkan hal ini pada Jang Duk dan Jung Ho bahwa air itu penyebab wabah, namun karena rakyat tidak mengetahui hal ini mereka terus menggunakan air tersebut untuk bertani. 

Mereka yang memakan sayuran mentah memang orang-orang yang terkena penyakit ini. kasus keracunan makanan itu akhirnya terselesaikan dengan meminum air jahe.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

give me your opinion, coment and other, terima kasih sudah berkunjung, bagi yang tersesat, aku senang anda tersesat hee